Langsung ke konten utama

Postingan

komik

 PeterLauris.com/comics

Hidup Kharos, Kharos Hidup (Welwitschia mirabilis)

  Jauh dari surga, beralaskan pasir   Daunnya terkoyak oleh angin yang berdesir   Purnama berganti sabit, ia selalu menjulur   Menembus ke bawah, kakinya panjang umur Walau tiada tetes hujan, kabut dan embun yang akan memeluknya   Meski kau sendirian, lega dan sukacita akan mendekapmu   Ia bertahan, sama sepertimu Berdiri enggan musnah, tabah sepanjang masa Terlihat bersimpuh, tengkurap menyerah   Namun jika kau lihat ke bawah Akar takkan takluk dengan mudah, menghujam ke tanah   Mengais serapan, menopang harapan, dari segala terpaan   Hari berganti pekan, terik berganti gigil Dia selalu di sana, selalu menantimu  Sebab ia yakin, senyum selalu tersumber darimu

Telinga Serba Dengar

Andai aku bisa mendengar teriakan para semut Pasti ku tertawa  Andai ku tahu nyanyian para burung Pasti ku terhibur Bayangkan jika aku bisa berdebat dengan kucing Tentulah aku yang menang Jika aku bisa mengerti mereka  Pastilah aku akan sumringah Ku lewati hari tanpa jengah Jika aku bisa dengar suara mereka Niscaya tiada lagi sepi Yang kian malam kian menghantui

Berlalu

 Pernahkah kau duduk di samping jendela Di dalam kendaraan yang melaju Semua berlalu begitu saja Ribuan pagar dan pohon yang berjajar Sebuah gunung yang terlihat dari jauh Membuatku merenung Awan yang berbaris Menyuruh bibirku tersenyum tipis    Semuanya baik-baik saja    Badai takkan lama   Asalkan kau terus merangkak ke depan Suatu saat gelap akan lelah memberimu selimut Terang benderang akan menarikmu dari sumur  Yang kau kira tempat ternyaman Ingatlah ketika palang pintu mulai menutup Tunggulah sebentar Dengarkan irama sirine parau Bukalah mulutmu, nyanyikan marahmu

Air Mata

Andai air mataku sewangi bunga melati Tentu aku sudah menempelkan tabung di wajahku Setetes demi setetes Aku peras tangisku, seperti minyak atsiri yang diambil Akan ku percikkan ke tanah Yang di bawahnya terbaring orang yang paling terkasih Andaikan raungan sedihku semerdu kicauan burung Tentu sudah kurekam dan kuputar di ujung peristirahatannya Namun aku hanya bisa mengerang kesepian Bersandar di kursi pesakitan Andai tetesan itu menjadi hujan  Tentulah cekungan kosong terisi menjadi danau Dan aku membenamkan diriku dalam pengandaian Jika begini jika begitu Berapa besarnya duka yang dibebankan padaku  Tetap kupikul aku redakan dengan kerelaanku

SEPEREMPAT ABAD

Seperempat abad aku hidup di alam fana Bagaikan enam jam di rumah rasanya Pantaslah kau tak izinkanku berkelana Sebab kau memang hanya sebentar saja Menjadi bagian dalam kisahku di babak pertama Sementara Ku terhuyung-huyung untuk selalu tetap Berada di jalur yang semestinya  Harus kuhabiskan bergerak ke depan Membuka cobaan yang tertutup hari esok Tanpamu Hilangnya kesempatanku, berbakti padamu Kini telah sampailah di ujung  Dimana aku hanya bisa mengingat segala tentangmu Memeluk erat menyimpan rapat Kaleng dan laci yang berisi semua Bukti-bukti abadi bahwa engkau  Di masa itu jadi matahari di kala siang Air di kala kering, dan nafas di kala aku sesak terhimpit Terpujilah engkau

DOA UNTUK IBU

 AL FATIHAH KHUSUSON ALMARHUMAH IBU  Ya Allah, ampunilah ibuku dan berikanlah rahmat padanya, berikanlah kesehatan padanya dan maafkanlah dosa-dosanya, muliakanlah tempat kediamannya dan luaskanlah tempat masuknya, cucilah dia dengan air, salju, dan embun, sucikanlah dia dari segala dosa sebagaimana Engkau membersihkan  muliakanlah tempat kediamannya dan luaskanlah tempat masuknya, jadikanlah kuburnya sebagai ta  pakaian putih dari kotoran, berilah ibu rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluargaku, suami yang lebih baik dari suaminya, dan masukkanlah dia ke dalam surga, serta lindungilah dia dari siksa kubur dan siksa neraka Ya Allah, ampunilah ibuku dan berikanlah rahmat padanya, berikanlah kesehatan padanya dan maafkanlah dosa-dosanya, taman-taman surga, dan janganlah Engkau menjadikannya sebagai lubang dari lubang-lubang neraka. Ya Allah kasihanilah ibuku Ya Allah segala kemuliaan hanya untukMu, hanya Engkaulah penolongku, maka bant...

MEMANG SUDAH SAATNYA

Siapa yang bisa menyangka Kukira engkau hanya tidur sementara Inilah hari ketika aku tak sanggup Berdiri tegap menatap Tibalah masa Saat aku tak lagi bisa Memandang hujan dengan cara yang sama Menata rapi seperti yang kau pinta Melihatmu terlelap dan tetap bernafas Telah kucatat semua hal-hal terakhir yang kau tunaikan Sudah kubaca resep yang telah kau tinggalkan Ku coba memeluk erat semua kepingan Hidupku seperti tenggelam, dan aku mengambang dalam kelimpungan Mengais-ngais ranting ku coba untuk menggenggam Seperempat abad bersamamu di dunia Terasa lebih berharga daripada emas seluas benua Kasihmu berpijar dan melekat di jiwaku Ku halangi waktu dari merenggut suaramu Dan telah ku lapangkan memori agar kau abadi        

Perahu

Aku lari dari kejaran si buas ke arah cahaya, ingin menyeberang ku temukan perahu yang tertambat hampir terpeleset aku melompat ku dayung sejauh-jauhnya menjauhi tanah, lenganku melaju bagai baling-baling,  kabut menyandera, matahari menutup matanya aku berbaring di perahu, menunggu hingga bertahta di air terjun

MEGA PROYEK 14.000 TRILIUN

Halo  Kali ini aku akan menulis apa saja yang bisa dilakukan oleh Pangeran Kegelapan jika diberi dana sebanyak empat belas ribu triliun rupiah 1. Proyek Seribu Embung untuk rainharvesting 2. Pangkalan Militer di Oecussi-Ambena 3. PLTN di Batam 4. PLTN di Sebatik 5. Proyek Kawasan Ekonomi Eksklusif  6. Pangkalan Militer di Serui 7. Mega Proyek Terusan Teluk  Bintuni 8. PLTN di Atambua 9. PLTN di kepulauan Talaud 10. Sirkuit Mandalika digunakan untuk Death Race (pesertanya napi koruptor dll) 11. PIK 2 digunakan untuk arena Squid Game (pesertanya Masyarakat Galbaymaxxing dan korban judol) 12. IKN digunakan untuk arena game Alice in Borderland dengan konsep yang agak mirip Hunger Games (tiap 5 tahun sekali)

LE QOMENTAR: Negeri Serba Beli

  Banyak sekali yang ingin aku komentari dari video ini. Awal mulanya video menampakkan warga Desa Sanolo Kabupaten Bima, NTB, betapa susahnya karena menderita kesusahan hanya untuk mendapatkan air bersih dan harus memberi jerigen selama bertahun-tahun. Beberapa detik kemudian, tampil seorang pemuda gen -z yang dengan polosnya mengatakan bahwa orang berjualan air di negeri tropis itu adalah hal yang paling tidak masuk akal dalam hidupnya. Tentu saja sebagai lower middle class kaum proletar seperti saya sangat terusik mendengar pernyataan itu. Saya berusaha memaklumi bahwa dia memang orang dari strata ekonomi yang lebih tinggi atau memang tak pernah melihat itu karena hidup di negeri yang airnya melimpah, tapi tetap saja bagiku dia terlihat seperti orang yang berada di kahyangan ketimbang bermukim di Bumi.  Aku hentikan video itu dan baru menyadari kalau beberapa orang tidak menyadari kalau apapun bisa dijadikan komoditas. Sebenarnya ada satu lagi yang membuat saya tidak nyaman...

pembaringan

dari senin ke sabtu aku berjalan dan terpacu menatap cahaya dan pulang melihat senja begitu saja seterusnya  Hati yang gundah meracau dalam resah lutut yang melemah pening kepala seperti dibelah sudahi aku dalam kalimatmu larutkan aku dalam bejanamu uraikan aku sebanyak kata yang kau punya baringkan aku ke dalam bumi biarkan pertiwi memelukku erat melalui akar-akarnya dari januari ke desember haruskah seperti ini akankah selalu berkutat padanya bolehkah kita mampir sejenak di ujung dunia yang damai

JIKA AKU JADI PRESIDEN UNTUK 1000 HARI

  Halo Kawan Kali ini, aku ingin menuliskan omon-omonku secara panjang lebar dengan dan tanpa penjelasan yang masuk akal.  Dengan ketiadaan oposisi di parlemen, aku seharusnya mengegolkan semua kebijankanku lancar tanpa hambatan.  1. Mengembalikan KPK seperti sebelum ada revisi UU KPK 2. Memaksa semua konglomerat dan para borjuis untuk memberikan persepuluhan dari total hartanya kepada negara dan diberikan insentif bebas pajak selama masa jabatan presiden.  3. Pilkada dan pileg DPRD dilaksanakan bersamaan, pilkada tidak dilakukan serentak, gubernur dipilih oleh DPRD propinsi, walikota & bupati dipilih langsung oleh rakyat 4. Memulai program land reform seperti Vietnam dan Taiwan, meningkatkan produksi padi seperti Thailand 5. Memulai program food forest untuk daerah rawan kelaparan dan kekeringan 6. Memulai program rainharvesting secara terstruktur di daerah rawan kekeringan dan lahan gambut 7. Program makan siang gratis hanya untuk kabupaten/kota dengan angka ke...

KALAU PUNYA UANG 300 JUTA

 Balik lagi bersama saya di T.M.I OVERSHARING Kaum mendang-mending seperti aku ini memang butuh berkhayal kalau punya duit banyak ingin beli ini itu banyak sekali.  Kebetulan kemarin lewat di Twitter seandainya kita punya uang di rekening senilai Rp345.378.089 Uangnya dibelanjakan untuk apa?? Mari saya jelaskan dan rincikan apa saja yang akan saya butuhkan. SAYA AKAN MEMBELI 1. Tandon air volume 1 meter kubik sebanyak 20 pcs 2. Membeli PVC sepanjang 60 m 3. Membeli dua pasang kambing  4. Membeli seekor kambing etawa 5. Membeli dua pasang sapi 6. Membeli 7 ekor ayam petelur 7. Membeli 3 ekor ayam pedaging 8. Membeli peralatan pertanian (lifehack) 9. Membeli kertas saring 10 Membeli panel surya dan seperangkat kelengkapannya 11. Membeli Surat Utang Negara 12. Membeli emas 20 gram 13. Membeli terpal yang lebar 14. Membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat PTLB kecil (untuk charger) 15. Membeli lebah beserta sarangnya 16. Membeli tanaman tertentu beserta ekosistemnya ...

RENUNGAN DIMUQRATIA DAN JUMHURIYAH KITA

Halo kawan Bermula dari cuitan @zenrs terbesit di otakku untuk merangkai beberapa sengketa atau "convert partai" selama hampir 1 dasawarsa ini. Terus-terang saja aku tidak tahu apakah yang seperti ini juga pernah terjadi di negara lain? atau hanya negeri  kita tercinta saja yang begini rezimnya? Aku belum sempat untuk mencari tahu tentang itu, tapi yang pasti ini akan menjadi sesuatu yang berulang-ulang hingga ada seseorang atau sekelompok yang jengah dengan "sistem permainan" ini.  Baiklah baiqlah bike lah saya sebut satu persatu gonjang-ganjing tersebut 1. Pertarungan antara kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono 2. Perpecahan antara kubu Djan Fariz dan Romahurmuzy 3. Percobaan yang gagal oleh Moeldoko untuk menggapai Demokrat 4. "Gangguan terhadap Nasdem" 5. Manuver Muhaimin Iskandar dan perselisihan dengan PBNU 6. Munaslub Golkar Dari perseteruan atas "pengambil-alihan partai" ini dan drama saling sandra menyandra, mungkin kita bisa menarik b...

BURUJIYIKH (lagu bendera)

    Koum wa burujiyikh (Kalian gugusan bintang kami) Kagai Sazakhstanyikh (Untuk Sazakhstan kami) Gutruya seirendei (Bergerak   seiringan) Yarbatéi gampongi (Membebaskan negeri-negeri) Talrah wiyi mindip (Berjuang tanpa henti) Jihad na ratan Usti (Berjihad di jalan Tuhan) Unkuan koum wa suargi (Pahala kalian adalah surga) En ruhuyoum kaikali (Dan jiwa kalian abadi)