Langsung ke konten utama

Air Mata

Andai air mataku sewangi bunga melati

Tentu aku sudah menempelkan tabung di wajahku

Setetes demi setetes

Aku peras tangisku, seperti minyak atsiri yang diambil

Akan ku percikkan ke tanah

Yang di bawahnya terbaring orang yang paling terkasih

Andaikan raungan sedihku semerdu kicauan burung

Tentu sudah kurekam dan kuputar di ujung peristirahatannya

Namun aku hanya bisa mengerang kesepian

Bersandar di kursi pesakitan

Andai tetesan itu menjadi hujan 

Tentulah cekungan kosong terisi menjadi danau

Dan aku membenamkan diriku dalam pengandaian

Jika begini jika begitu

Berapa besarnya duka yang dibebankan padaku 

Tetap kupikul aku redakan dengan kerelaanku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Kharos, Kharos Hidup (Welwitschia mirabilis)

  Jauh dari surga, beralaskan pasir   Daunnya terkoyak oleh angin yang berdesir   Purnama berganti sabit, ia selalu menjulur   Menembus ke bawah, kakinya panjang umur Walau tiada tetes hujan, kabut dan embun yang akan memeluknya   Meski kau sendirian, lega dan sukacita akan mendekapmu   Ia bertahan, sama sepertimu Berdiri enggan musnah, tabah sepanjang masa Terlihat bersimpuh, tengkurap menyerah   Namun jika kau lihat ke bawah Akar takkan takluk dengan mudah, menghujam ke tanah   Mengais serapan, menopang harapan, dari segala terpaan   Hari berganti pekan, terik berganti gigil Dia selalu di sana, selalu menantimu  Sebab ia yakin, senyum selalu tersumber darimu

SEPEREMPAT ABAD

Seperempat abad aku hidup di alam fana Bagaikan enam jam di rumah rasanya Pantaslah kau tak izinkanku berkelana Sebab kau memang hanya sebentar saja Menjadi bagian dalam kisahku di babak pertama Sementara Ku terhuyung-huyung untuk selalu tetap Berada di jalur yang semestinya  Harus kuhabiskan bergerak ke depan Membuka cobaan yang tertutup hari esok Tanpamu Hilangnya kesempatanku, berbakti padamu Kini telah sampailah di ujung  Dimana aku hanya bisa mengingat segala tentangmu Memeluk erat menyimpan rapat Kaleng dan laci yang berisi semua Bukti-bukti abadi bahwa engkau  Di masa itu jadi matahari di kala siang Air di kala kering, dan nafas di kala aku sesak terhimpit Terpujilah engkau

DOA UNTUK IBU

 AL FATIHAH KHUSUSON ALMARHUMAH IBU  Ya Allah, ampunilah ibuku dan berikanlah rahmat padanya, berikanlah kesehatan padanya dan maafkanlah dosa-dosanya, muliakanlah tempat kediamannya dan luaskanlah tempat masuknya, cucilah dia dengan air, salju, dan embun, sucikanlah dia dari segala dosa sebagaimana Engkau membersihkan  muliakanlah tempat kediamannya dan luaskanlah tempat masuknya, jadikanlah kuburnya sebagai ta  pakaian putih dari kotoran, berilah ibu rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluargaku, suami yang lebih baik dari suaminya, dan masukkanlah dia ke dalam surga, serta lindungilah dia dari siksa kubur dan siksa neraka Ya Allah, ampunilah ibuku dan berikanlah rahmat padanya, berikanlah kesehatan padanya dan maafkanlah dosa-dosanya, taman-taman surga, dan janganlah Engkau menjadikannya sebagai lubang dari lubang-lubang neraka. Ya Allah kasihanilah ibuku Ya Allah segala kemuliaan hanya untukMu, hanya Engkaulah penolongku, maka bant...