Langsung ke konten utama

KALAU PUNYA UANG 300 JUTA

 Balik lagi bersama saya di T.M.I OVERSHARING


Kaum mendang-mending seperti aku ini memang butuh berkhayal kalau punya duit banyak ingin beli ini itu banyak sekali. 

Kebetulan kemarin lewat di Twitter seandainya kita punya uang di rekening senilai Rp345.378.089 Uangnya dibelanjakan untuk apa??

Mari saya jelaskan dan rincikan apa saja yang akan saya butuhkan. SAYA AKAN MEMBELI

1. Tandon air volume 1 meter kubik sebanyak 20 pcs

2. Membeli PVC sepanjang 60 m

3. Membeli dua pasang kambing 

4. Membeli seekor kambing etawa

5. Membeli dua pasang sapi

6. Membeli 7 ekor ayam petelur

7. Membeli 3 ekor ayam pedaging

8. Membeli peralatan pertanian (lifehack)

9. Membeli kertas saring

10 Membeli panel surya dan seperangkat kelengkapannya

11. Membeli Surat Utang Negara

12. Membeli emas 20 gram

13. Membeli terpal yang lebar

14. Membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat PTLB kecil (untuk charger)

15. Membeli lebah beserta sarangnya

16. Membeli tanaman tertentu beserta ekosistemnya

17. Membeli sepeda listrik

18. Membeli karung goni



Aku belum menghtung total harganya tapi kurasa dengan uang segitu banyaknya dan aku "hanya" membeli barang-barang seperti itu mungkin masih ada yang tersisa dari rekening
Semoga





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Kharos, Kharos Hidup (Welwitschia mirabilis)

  Jauh dari surga, beralaskan pasir   Daunnya terkoyak oleh angin yang berdesir   Purnama berganti sabit, ia selalu menjulur   Menembus ke bawah, kakinya panjang umur Walau tiada tetes hujan, kabut dan embun yang akan memeluknya   Meski kau sendirian, lega dan sukacita akan mendekapmu   Ia bertahan, sama sepertimu Berdiri enggan musnah, tabah sepanjang masa Terlihat bersimpuh, tengkurap menyerah   Namun jika kau lihat ke bawah Akar takkan takluk dengan mudah, menghujam ke tanah   Mengais serapan, menopang harapan, dari segala terpaan   Hari berganti pekan, terik berganti gigil Dia selalu di sana, selalu menantimu  Sebab ia yakin, senyum selalu tersumber darimu

SEPEREMPAT ABAD

Seperempat abad aku hidup di alam fana Bagaikan enam jam di rumah rasanya Pantaslah kau tak izinkanku berkelana Sebab kau memang hanya sebentar saja Menjadi bagian dalam kisahku di babak pertama Sementara Ku terhuyung-huyung untuk selalu tetap Berada di jalur yang semestinya  Harus kuhabiskan bergerak ke depan Membuka cobaan yang tertutup hari esok Tanpamu Hilangnya kesempatanku, berbakti padamu Kini telah sampailah di ujung  Dimana aku hanya bisa mengingat segala tentangmu Memeluk erat menyimpan rapat Kaleng dan laci yang berisi semua Bukti-bukti abadi bahwa engkau  Di masa itu jadi matahari di kala siang Air di kala kering, dan nafas di kala aku sesak terhimpit Terpujilah engkau

Berlalu

 Pernahkah kau duduk di samping jendela Di dalam kendaraan yang melaju Semua berlalu begitu saja Ribuan pagar dan pohon yang berjajar Sebuah gunung yang terlihat dari jauh Membuatku merenung Awan yang berbaris Menyuruh bibirku tersenyum tipis    Semuanya baik-baik saja    Badai takkan lama   Asalkan kau terus merangkak ke depan Suatu saat gelap akan lelah memberimu selimut Terang benderang akan menarikmu dari sumur  Yang kau kira tempat ternyaman Ingatlah ketika palang pintu mulai menutup Tunggulah sebentar Dengarkan irama sirine parau Bukalah mulutmu, nyanyikan marahmu