Langsung ke konten utama

JIKA AKU JADI PRESIDEN UNTUK 1000 HARI

 



Halo Kawan


Kali ini, aku ingin menuliskan omon-omonku secara panjang lebar dengan dan tanpa penjelasan yang masuk akal. 


Dengan ketiadaan oposisi di parlemen, aku seharusnya mengegolkan semua kebijankanku lancar tanpa hambatan. 

1. Mengembalikan KPK seperti sebelum ada revisi UU KPK

2. Memaksa semua konglomerat dan para borjuis untuk memberikan persepuluhan dari total hartanya kepada negara dan diberikan insentif bebas pajak selama masa jabatan presiden. 

3. Pilkada dan pileg DPRD dilaksanakan bersamaan, pilkada tidak dilakukan serentak, gubernur dipilih oleh DPRD propinsi, walikota & bupati dipilih langsung oleh rakyat

4. Memulai program land reform seperti Vietnam dan Taiwan, meningkatkan produksi padi seperti Thailand

5. Memulai program food forest untuk daerah rawan kelaparan dan kekeringan

6. Memulai program rainharvesting secara terstruktur di daerah rawan kekeringan dan lahan gambut

7. Program makan siang gratis hanya untuk kabupaten/kota dengan angka kemiskinan di atas 12% 
8. Pemerataan pembangunan dengan aglomerasi di luar pulau Jawa

9. Melarang urbanisasi ke JAWA

10. Memulai program penerjemahan masal 

11. Perbaikan taraf hidup guru dan tenaga medis

12. Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan
13. Peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah

14. Pemerataan akses internet ke seluruh penjuru negeri

15. Menumbuhkan daya beli masyarakat

16. Reindustrialisasi padat karya

17. Proyek Strategis Nasional transum di 10 kota besar (selain jabodetabek)

18. Menghentikan urban sprawl dan memulai crackdown pada developer

19. Pengembangan hunian vertikal terjangkau berbasis koperasi

20. Bekerjasama dengan pemda untuk membangun perpustakaan sebanyak-banyaknya

21. Pengembangan sektor perikanan & kelautan  dengan wawasan blue revolution

22. Kerjasama dan pengembangan wakaf produktif yang sudah ada sebagai tambahan jaring pengaman sosial

23. Merampingkan struktur organisasi pemerintahan

24. Membredel akun-akun menfess

25. Membangun lapas re-edukasi dan penambahan wewenang serta kuasa KY

26. Pencabutan program subsidi BBM

27. Pengarusutamaan Gerakan Ekonomi Sirkular

28. Mengembalikan PPN jadi 10%

29. Restrukturisasi Pertamina (the purge and austerity)

30. Privatisasi BUMN yang dianggap tidak terlalu vital

31. TAX THE RICH! RAWWRRRR
32. DORONG PEMDA UNTUK SUBSIDI TRANSUM

33. Menaikkan pajak kendaraan bermotor berkali-kali lipat

34. Memperalat intelejen negara untuk mengawasi kaum borjuis

35. Menggabungkan kementerian dan menghapus kementerian yang tidak terlalu penting

36. print money demi riset jangka panjang BRIN

37. Elektrifikasi jalur kereta api

38. Memungut pajak bimbel

39. Program wajib belajar untuk rakyat miskin (bantuan beragam biaya pendidikan)
40. Pembenahan BPJS 

41. Jejaring rantai pasokan dari food forest hingga penyalur bahan pangan terjangkau untuk golongan miskin

42. Pembangunan pangkalan militer di Sambas dan Natuna

43. Menambah jumlah pendidikan vokasi

44. Penguatan lembaga Inspektorat

45. MEMBANGUN 3000 PERPUSTAKAAN UMUM DAN MEMPERBAIKI PERPUSTAKAAN YANG SUDAH ADA

46. Membangun pangkalan militer di Sambas, Kupang dan Manado 

47. Operasi Militer ke Myanmar 

48. Operasi Klandestin di Kamboja

49. Membangun dan memperkuat industri pertahanan 

50. Mengubah rutan dan lapas menjadi Labor camp 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Kharos, Kharos Hidup (Welwitschia mirabilis)

  Jauh dari surga, beralaskan pasir   Daunnya terkoyak oleh angin yang berdesir   Purnama berganti sabit, ia selalu menjulur   Menembus ke bawah, kakinya panjang umur Walau tiada tetes hujan, kabut dan embun yang akan memeluknya   Meski kau sendirian, lega dan sukacita akan mendekapmu   Ia bertahan, sama sepertimu Berdiri enggan musnah, tabah sepanjang masa Terlihat bersimpuh, tengkurap menyerah   Namun jika kau lihat ke bawah Akar takkan takluk dengan mudah, menghujam ke tanah   Mengais serapan, menopang harapan, dari segala terpaan   Hari berganti pekan, terik berganti gigil Dia selalu di sana, selalu menantimu  Sebab ia yakin, senyum selalu tersumber darimu

MEMANG SUDAH SAATNYA

Siapa yang bisa menyangka Kukira engkau hanya tidur sementara Inilah hari ketika aku tak sanggup Berdiri tegap menatap Tibalah masa Saat aku tak lagi bisa Memandang hujan dengan cara yang sama Menata rapi seperti yang kau pinta Melihatmu terlelap dan tetap bernafas Telah kucatat semua hal-hal terakhir yang kau tunaikan Sudah kubaca resep yang telah kau tinggalkan Ku coba memeluk erat semua kepingan Hidupku seperti tenggelam, dan aku mengambang dalam kelimpungan Mengais-ngais ranting ku coba untuk menggenggam Seperempat abad bersamamu di dunia Terasa lebih berharga daripada emas seluas benua Kasihmu berpijar dan melekat di jiwaku Ku halangi waktu dari merenggut suaramu Dan telah ku lapangkan memori agar kau abadi        

SEPEREMPAT ABAD

Seperempat abad aku hidup di alam fana Bagaikan enam jam di rumah rasanya Pantaslah kau tak izinkanku berkelana Sebab kau memang hanya sebentar saja Menjadi bagian dalam kisahku di babak pertama Sementara Ku terhuyung-huyung untuk selalu tetap Berada di jalur yang semestinya  Harus kuhabiskan bergerak ke depan Membuka cobaan yang tertutup hari esok Tanpamu Hilangnya kesempatanku, berbakti padamu Kini telah sampailah di ujung  Dimana aku hanya bisa mengingat segala tentangmu Memeluk erat menyimpan rapat Kaleng dan laci yang berisi semua Bukti-bukti abadi bahwa engkau  Di masa itu jadi matahari di kala siang Air di kala kering, dan nafas di kala aku sesak terhimpit Terpujilah engkau