Jauh dari surga, beralaskan pasir
Daunnya terkoyak oleh
angin yang berdesir
Purnama berganti
sabit, ia selalu menjulur
Menembus ke bawah,
kakinya panjang umur
Walau tiada tetes hujan, kabut dan embun yang akan memeluknya
Meski kau sendirian,
lega dan sukacita akan mendekapmu
Ia bertahan, sama
sepertimu
Berdiri enggan musnah, tabah sepanjang masa
Terlihat bersimpuh, tengkurap menyerah
Namun jika kau lihat
ke bawah
Akar takkan takluk dengan mudah, menghujam ke tanah
Mengais serapan,
menopang harapan, dari segala terpaan
Hari berganti pekan,
terik berganti gigil
Dia selalu di sana, selalu menantimu
Sebab ia yakin,
senyum selalu tersumber darimu
Komentar
Posting Komentar