Langsung ke konten utama

Hidup Kharos, Kharos Hidup (Welwitschia mirabilis)

 


Jauh dari surga, beralaskan pasir

 Daunnya terkoyak oleh angin yang berdesir

 Purnama berganti sabit, ia selalu menjulur

 Menembus ke bawah, kakinya panjang umur

Walau tiada tetes hujan, kabut dan embun yang akan memeluknya

 Meski kau sendirian, lega dan sukacita akan mendekapmu

 Ia bertahan, sama sepertimu

Berdiri enggan musnah, tabah sepanjang masa

Terlihat bersimpuh, tengkurap menyerah

 Namun jika kau lihat ke bawah

Akar takkan takluk dengan mudah, menghujam ke tanah

 Mengais serapan, menopang harapan, dari segala terpaan

 Hari berganti pekan, terik berganti gigil

Dia selalu di sana, selalu menantimu

 Sebab ia yakin, senyum selalu tersumber darimu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

komik

 PeterLauris.com/comics

Aphelion Perihelion

  Seperti ungkapan Kita sedekat nadi Lalu menjauh sejauh mentari Ku rasa tak seperti itu Ku coba ingat kembali Kita bahkan tak sedekat Sabang Merauke Seperti saat ini berjarak Miangas Rote Kita hanya berpapasan Dalam jangka seperseratus tahun di dunia maya Sisanya seperempat hari di dunia nyata Sesingkat itu seperti kedipan mata Sebuah kedipan yang mengubah hidupku Titik balik kisahku Tiap hari kembali seperti semula Jalur yang berkeliling Inilah masanya, saat terjauh darimu Sudah kuduga akan berada di sini Tempat yang kedap Dari pantulan wajahmu, gelombang suaramu

BAGAIMANA JIKA JAWA BUKANLAH KUNCI?

  Beberapa kali aku berpikir apa jadinya jika persebaran penduduk Indonesia jauh lebih merata dari sekarang? Aku menghitung secara kasar bahwa  lebih dari 30 juta jiwa bisa berpindah ke luar Jawa demi pemerataan ini. Darimana aku bisa mendapat angak tersebut? yakni dari komposisi etnis dari 6 propinsi di pulau Jawa. Aku beberapa kali di media sosial menyayangkan program transmigrasi. Seharusnya orba fokus membuat aglomerasi baru di luar Jawa, agar semuanya bisa menjadi lebih sejahtera. Di samping itu, pemerintah harus mengawasi pelabuhan dari "serbuan' perantau yang ingin mengadu nasib di pulau Jawa. Mungkin ini terdengar agak otoriter, namun ini jauh lebih adil dan tidak menimbulkan dampak sosial yang besar serta mengurangi potensi konflik horizontal di masa depan antara pendatang dan pribumi.   Hmm sudah terbayang berbagai macam alternatif di kepalaku Bagaimana dengan kalian? Oh iya satu lagi bagaimana kalau kegiatan ekonomi juga tersebar di 7 bagian Indonesia?...