Air mataku menyentuh tanah
Tangis yg berguguran
jadi bunga berserakan
Aku tegak berdiri dan masih di sini
Menanti untuk tumbang
Atau ditebang
Berdiam di sini, jenuh sekali
Tapi kemana lagi aku akan pergi
Sebelum mendung teduh tumbuh, aku berhias
Kuperbanyak, hingga hujan datang
Hingga derasnya melunturkan semangatku
Hingga trotoar tersapu oleh ijuk
Bunga yang malang
Mekar hanya untuk terjatuh dan terinjak
Komentar
Posting Komentar