1. Jiwaku terlalu rapuh
2. Jiwaku mulai mengeluh
3. Tak ada tempat berteduh
4. Lalu jiwa ini rentah rubuh
5. Terlintas di pikiran mencabut nyawa dari tubuh
6. “Jangan sekarangggg”
1. Aku ingin bertanya
2. Pantaskah aku hidup lebih lama
3. Dulu aku dijejali derita
4. Kini aku meronta-ronta
5. Besok mungkin aku akan jadi gila
6. “Jangan sekarangggg”
1. Pernahkah kau dilanda letih
2. Ketika merangkak menuju cahaya putih
3. Terjatuh dan terhempas lalu jadi buih
4. Sungguh itu terasa pedih
5. Acapkali batinku bersedih
6. “Bertahaannllaahh”
1. Aku diam tetap diam
2. Sembunyi di balik malam
3. Sebab masa laluku cukup kelam
4. Aku bersandar di pangkal pohon gayam
5. Mungkin masa depanku suram
6. Setelah melihat semua makin runyam
7. Di bawah sorot lampu temaram
8. Aku ingin mati tenggelam
9. Kapal manakah yang akan karam
10. Aku mengasah pisau agar tajam
11. Agar nanti aku bisa menghunjam
12. “Kau tak seburuk ituuu”
1. Dalam hening aku termenung
2. Keengganan membuatku terkurung
3. Tak mampu berontak selalu terpasung
4. Cermin berkata aku terlihat murung
5. Ia seakan meramal aku akan pernah beruntung
6. Lalu aku bergegas mengambil tali untuk digantung
7. “Jangan lakukan ituuu”
1. Aku terjebak di sebuah ruangan
2. Terpajang kesedihan yang tak terhindarkan
3. Kini aku hanya bisa berangan-angan
4. Sebatas merangkai khayalan
5. Tapi tak sanggup menelan kenyataan
6. “Kau paasstii biisaa”
1. Entah mengapa aku masih ragu
2. Lama bersemayam di ranah kelabu
3. Yang ditandai dengan peluh dan sendu
4. Dihujani rasa bersalah dan diselingi pilu
5. Karena tak sadar aku membuang banyak waktu
6. hingga ku ingin dikutuk menjadi batu
7. “Itu bukan salahmuuu”
1. Hidupku terpuruk dan gagal bangkit
2. Luka ini menggores hati menyayat kulit
3. Beragam sengsara menghimpit
4. Semua yang kusentuh terasa pahit
5. Sehingga sukmaku terbelit
6. Seakan semua akan menjepit
7. Sehingga nafasku terbelit
8. “Tetaplaahh teenaanggg”
1. Aku ingin menelan racun tikus
2. Atau memotong nadi hingga terputus
3. Atau menenggak larutan sabun yang direbus
4. Tak sempurna sebelum dicampur spirtus
5. Ku biarkan diriku terkikis dan tergerus
6. Hingga menjadi mayat yang tak terurus
7. “Kau mampu melewati ini semuaa”
1. Aku pergi ke penangkaran terbesar
2. Di sana aku meloncati pagar
3. Terjatuh dan terkapar
4. Ku sedekahkan jasad ini untuk buaya yang lapar
5. Setidaknya aku merasa bermanfaat meski itu tak benar
6. “Kau pasti takkan menyeraahhh”
1. Segalanya berujung gagal
2. Karena otakku bebal
3. Karena kejenuhanku semakin menebal
4. Itulah yang membuatku kesal
5. Makian yang terngiang, otot yang pegal-pegal
6. Kesedihan ini menyumbat lalu menggumpal
7. Setiap upaya yang terpental
8. Ditutup dengan raut menyesal
9. Kau masih bisa bertahan
10. Dengan sedikit kekuatan
11. Yang menyala menerjang ketakutan
12. Tatap ke arah masa depan
13. Jangan biarkan impianmu jatuh berserakan
Komentar
Posting Komentar