Berhenti di sini
Kabut menyelimuti
Aku mengumpat dalam hati
Oh sungguh pedih
Ku coba menyingkap
Tabir yang menyekap
Meraih sesuatu dari celah kecil
Di balik dinding yang bangun sendiri
Ku sentuh tanganmu
Hangat dan memukau
Muram telah sirna
Berganti dengan senyum berseri
Semua itu karenamu
Beruntungnya aku
Diberi secarik kain biru
Hadiah terbaik darimu
Kerontang jiwaku menunggu air mengalir
Tersudut dalam sepetak dinding
Menunggu seseorang
Mengantar seteguk air
Pelipur dahaga pembersih sukma
Komentar
Posting Komentar