Langsung ke konten utama

Setapak Bumi

A brief history of the beloved VW campervan | Jakarta VW Campervan

 

Sebuah van bersedia berangkat

Dinaiki bersama orang berempat

Tanpa izin seperti orang minggat

Ohh pagi yang cukup hangat

            Tibalah di tujuan

Menjejakkan kaki di kampung halaman

Menghirup udara jernih

Tercium wangi kemuning

Keindahan tiada tanding

Bunga merekah jiwaku yang mekar

Gemericik air khayalan terpercik

Sebaris gunung menjadi latar

Tempat kita bersama, berbagi bahagia

Di atas kepala terik bersinar

            Ayunan angin daun berkibar

            Siluet asap dapur berjelaga

            Makan siang telah siap

            Perut kosong mulutku lahap

 

Komentar